Posts

Ngapain sih kita shalat?

Image
Pagi hari ini kantor kawanmu mendapatkan kabar gembira. Iya kabar gembira!  Ia dan teman-teman kantornya sibuk memperbincangkan info yang ditempel di lift-lift kantornya. Kamu sendiripun mengetahui informasi ini dari postingan temanmu itu di Insta Story -nya. kabar gembira apa sih itu? kenapa sih sampai bikin temanmu heboh?  tertempel sebuah sayembara yang diperuntukkan khusus untuk pegawai di kantor tersebut. melihat dari respon temanmu sih, kayaknya dia akan getol banget buat ikutan sayembara ini. Maka tidak heran jika terbukti di kemudian hari kamu akan kesulitan untuk menghubunginya di jam-jam istirahat, karena ia pasti lagi beribadah di masjid kantornya. sedih sekali bukan? "wait, sedih? kenapa sedih?" katamu Demi rupiah yang gak seberapa, akan ada banyak orang yang berlomba-lomba mengejarnya.  terlebih lagi, sayembara macam ini hanya mengedukasi manusia menjadi hamba dunia. maksudnya? tanyamu iya, beribadah dengan menghara...

Terlambat, Tak mengapa

Image
Ku lihat janjiNya atas nama waktu di halaman hampir terakhir dalam tumpukan firmanNya Kebanyakan dari jenisku akan merugi, kataNya Siapa yang ingin merugi?! Pongah Ku tak akan buat hal yang sia-sia Mengaku pandai Mencari celah dalam menuntaskan perintahNya Tuntaskan kewajiban. Untuk selesaikan perkara. Ku baca kalimat-kalimat penuh repetisi dalam diri, ruku’, dan sujudku. Bukan bulanan, bahkan tahunan Iterasi dalam kehampaan arti Tidak satupun ku pahami Kemana aku saat mengucapkan takbir? Dimana aku saat berkomunikasi denganNya? Jiwaku mangkir menghadapNya Meninggalkan raga berdiri tegak Menipu diri sendiri, dalam kefakiran ilmu Takbir lagi - membungkukkan badan Kata mereka ini syahdu Bentuk taat Syukuri nikmat Permohonan taubat Takbir lagi - Menjatuhkan kening di muka lantai Kata mereka ini damai Puncak terdekat hamba dengan Yang Maha Mencintai. Tempat berterima kasih dan ajukan keinginan diri Kupaksa akal dan hati bekerja lebih keras Aku bukan...

SMJ #2 - Cinta yang (tak) usai

Masalah romansa apa yang akhir-akhir ini sedang kamu hadapi? Apakah berkaitan dengan kisah yang tak terselesaikan ( unfinished )? Seperti kasus unfinished yang diangkat dalam film AADC 2, kisah Rangga dan Cinta yang ternyata masih terjebak dalam hubungan yang tak terselesaikan. Walaupun baik Rangga dan Cinta merasa berhasil untuk move-on , tapi yakin kah sudah benar selesai rasa yang pernah mereka miliki? Rasa yang begitu sangat berharga untuk dilupakan. Rasa yang begitu sangat menarik untuk dinikmati lagi, atau sekadar ingin mengetahui apakah ia memiliki rasa yang sama dengan yang kamu rasakan?  atau adakah seseorang yang pernah mengetuk pintu hatimu? Walau pada mulanya kamu tak kenal, Interaksi demi interaksi menghangatkan suasana. Diskusi ringan, canda tawa merekatkanmu dengannya. Dia bersama denganmu, siang-malam, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun, seakan satuan jarak dan waktu tak lagi berarti.  “ah! Aku nyaman habiskan waktu bersamanya. dia kuat mendengar kis...

Hijrah? Kok Gitu?

Image
Baru aku sadari netizen kini merasa gerah menghadapi isu hijrah yang sering hinggap di layar gawai kita. Kata #hijrah selalu mudah dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Ada tweet tentang nikah muda, dikaitkan dengan hijrah, ada isu politik, dikaitkan dengan hijrah. Ada film bagus, dikaitkan dengan hijrah, dan lain sebagainya. Hijrah seakan tampil sebagai fenomena yang dipandang negatif karena beberapa faktor. Mungkin bukan karena faktor yang menakutkan, namun lebih kepada perasaan tidak nyaman dicap sebagai manusia gagal di kehidupan ini dan akan masuk neraka laknatullah . Merasa gerah juga dengan preachy2 menyudutkan yang seakan menganggap mereka (orang yang sedang hijrah) sudah pasti masuk surga. Teman-teman, ketahuilah, itu "oknum". Tidak semua orang yang memilih hijrah seperti itu. Islam itu mendamaikan. Islam itu jauh dari ungkapan “menakutkan” apalagi sebagai teroris. Tidak. Mudahnya saja, kami pemeluk agama Islam disyariatkan selalu mengucapkan sal...

SMJ #1 - Kapan seharusnya Gue Nikah?

Image
nikah / ni•kah / n  - ikatan (akad) perkawinan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama Kata ini seakan jadi momok bagi kaum millenials. Mereka yang sedang asyik-asyiknya belajar, mengasah skill , mencoba hal-hal baru, menambah pengalaman hidup namun sering terbentur dengan kata ini. Mereka biasa dibenturkan oleh pihak eksternal seperti orang tua, keluarga, om/tante, teman kantor, dan bahkan sekarang topik pernikahan sudah mulai terbiasa mengalir di lingkungan mahasiswa/pelajar. Bahkan sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak anak muda sekarang menikah muda karena faktor iri akan postingan netizen yang kiranya seumuran dengan mereka - yang satu-persatu memposting foto momen indah mereka dari momen engagement , bridal shower , prewedding photos , foto akad dan resepsi, bahkan mendengar intro lagu Akad dari Payung Teduh saja bisa bikin mereka membatin,  “aaaahh.... kapan gue nikah?? 😭“ Seperti yang saya temukan pada tweet dari thread...

Meninjau - Coffee Shop : Antara Takdir dan Upaya Pencegahan Depresi

Image
“Udah deh, capek gue diet-dietan, udah takdirnya ini gue gendut..” “enak banget ya mereka jadi orang kaya” “ya  gapapa  deh,  gue  ditakdirin  kurus sama yang di atas! ” “dia enak udah dapet hidayah. Allah mah udah menakdirkan segalanya.” 🙂 Kamu satu dari banyak orang yang pernah dengar ungkapan serupa? Atau kamu salah satu yang sering menganggap keadaan kamu sekarang ini memang sudah sepenuhnya takdir Tuhan? Apa sih hubungannya  ngopi   dengan takdir? Apalagi dengan budaya nongkrong generasi millenials, jaman now, atau generasi micin?   Nah, kita mulai nih pembahasannya. Sebenarnya ada satu hal PENTING yang mau aku rekomendasikan ke kamu semua. Kamu akan RUGI kalau gak aku kasih tahu jika aku memiliki kenalan owner brand coffee shop baru yang kece banget. Mungkin kamu sudah punya daftar  coffee shop langganan kamu, tapi percayalah, pasti ada kekurangan yang kamu temukan di tempat langgananmu itu, bu...