Posts

Showing posts with the label Sosial

Kenapa sih harus pakai jilbab?

Image
Jika ada diantara kamu yang bingung kenapa semua dikaitkan dengan Islam, seperti yang sering kita temukan di media sosial. misal : ada wanita yang berprestasi, lalu ada aja yang komentar "seandainya dia Islam yaa.." atau pun kalau ada wanita muslimah yang tidak  belum mengenakan hijab, gak sedikit ditemukan cuitan "percuma muslimah, kalau gak pakai hijab!!" Astaghfirullah. sebagai muslim kita harus memberi udzur kepada saudara kita yang dapat dengan mudahnya berkomentar pedas dan seakan tidak punya hati seperti itu. Tapi percaya deh, mereka aslinya pasti baik, cuman mereka kurang memperdalam ilmu agamanya saja. Pun jika sudah belajar, dikhawatirkan ilmunya tidak sampai dan membekas di hatinya. kita doakan semoga Allah selalu lembutkan hati dan lisan mereka, aamiin naahhh... Untuk kamu atau saudari kamu atau salah satu kawan diantara kita yang suka kena komentar serupa, lalu biasa memberi statement : “gue gak perlu pakai hijab untuk menunjukan gue muslima...

SMJ #4 - Nukilan Sandungan

Image
“tenang saja, jodoh itu gak akan kemana” Kutipan ini sering disalah artikan bagi para pencari jodoh. Jodoh emang gak kemana. Tapi kalau kita gak kemana-mana ya gak akan ketemu jodohnya. Kenapa? Karena jodoh dalam Islam tergolong pada takdir ikhtiar. Seperti yang kita ketahui takdir ada dua macam, qada dan qadar. Qada atau biasa disebut takdir ini adalah ketetapan Allah untuk manusia yang dalam tercapai ketetapan tersebut dibutuhkan campur tangan atau kendali atau ikhtiar yang dipilih oleh manusia itu sendiri. Segala bentuk takdir ikhtiar ini memang sudah tertulis di Lauh Mahfudz atas keluasan Ilmu yang Allah miliki. Jika ada dari kita yang masih bingung soal takdir bisa cek di sini . Singkatnya, takdir ikhtiar itu sama aja kayak proses mau makan. Misalkan kamu dalam situasi kelaparan dan di depanmu sudah tersedia makanan yang bisa bikin kamu kenyang. Sampai kapanpun kamu menunggu, kamu tidak akan kenyang dengan hanya menatap makanan itu. MUSTAHIL butiran-butiran nasi dan lau...

SMJ #3 - With(out) Love

Image
Waktu liburan panjang telah habis. Kembali ke kantor, kembali ke kampus. Namun suasana lebaran belum juga memudar karena memang kita masih berada di bulan Syawal. Menjadi sebuah kewajaran saat masih terasa menu-menu makanan yang saat lebaran kemarin kita santap. Apa menu khas lebaran favorit kamu? Opor ayam dengan ketupat? Atau makanan ringan kue-kue kering yang khas lebaran seperti castengel, nastar, putri salju? Atau kamu tipe yang tidak  terlalu suka ambil pusing, makanan apapun yang disajikan akan kamu lahap, seakan rengginang dalam toples Kh*ng Guan cukup untukmu. Apapun menu makanan favoritmu di momen lebaran ini pasti akan kamu nikmati. Seakan penantian dari lebaran tahun lalu terbayar tuntas saat lebaran tahun ini berhasil menikmati nastar kesukaanmu. Sukses menikmati gurihnya castengel favoritmu.  Lebaran juga identik dengan saling mengunjungi rumah keluarga/saudara. Dari rumah nenek, ke rumah saudara tertua, dari keluarga ayah hingga keluarga ibu. Makana...

Mencuri Kemenangan di Garis Finish

Image
Selayaknya pelari marathon, saat mendekati garis finish, Ia begitu bersemangat agar bisa menyudahi dengan hasil yang terbaik . Begitu juga saat kita, sebagai umat muslim menyambut akhir bulan Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat Allah. Karena bulan Ramadhan ini bulan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah kita kepada Sang Maha Penyayang , mulai dari ibadah shalat , mengaji Al-quran , dan juga infaq. Pasti di bulan Ramadhan ini kita udah sering banget dengar Al-Baqarah ayat 261 dan ayat 262 tentang dahsyatnya pahala/ganjaran kebaikan yang Allah JANJIKAN / JAMINKAN ke manusia bagi siapa yang mau membelanjakan hartanya di jalan Allah.  pada hukumnya Infaq terbagi jadi 2 (dua) : Wajib :  1. zakat. zakat ada banyak. namun yang dekat-dekat ini ada zakat fitrah yang harus kita tunaikan, jangan lupa ya. 🙂 2. nafqah dari suami sebagai kepada keluarga (istri dan anak-anak) dalilnya ada di Surat An-Nisa' Ayat 34 Sunah : dalilnya ada di Al-Baqarah...

SMJ #2 - Cinta yang (tak) usai

Masalah romansa apa yang akhir-akhir ini sedang kamu hadapi? Apakah berkaitan dengan kisah yang tak terselesaikan ( unfinished )? Seperti kasus unfinished yang diangkat dalam film AADC 2, kisah Rangga dan Cinta yang ternyata masih terjebak dalam hubungan yang tak terselesaikan. Walaupun baik Rangga dan Cinta merasa berhasil untuk move-on , tapi yakin kah sudah benar selesai rasa yang pernah mereka miliki? Rasa yang begitu sangat berharga untuk dilupakan. Rasa yang begitu sangat menarik untuk dinikmati lagi, atau sekadar ingin mengetahui apakah ia memiliki rasa yang sama dengan yang kamu rasakan?  atau adakah seseorang yang pernah mengetuk pintu hatimu? Walau pada mulanya kamu tak kenal, Interaksi demi interaksi menghangatkan suasana. Diskusi ringan, canda tawa merekatkanmu dengannya. Dia bersama denganmu, siang-malam, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun, seakan satuan jarak dan waktu tak lagi berarti.  “ah! Aku nyaman habiskan waktu bersamanya. dia kuat mendengar kis...

Hijrah? Kok Gitu?

Image
Baru aku sadari netizen kini merasa gerah menghadapi isu hijrah yang sering hinggap di layar gawai kita. Kata #hijrah selalu mudah dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Ada tweet tentang nikah muda, dikaitkan dengan hijrah, ada isu politik, dikaitkan dengan hijrah. Ada film bagus, dikaitkan dengan hijrah, dan lain sebagainya. Hijrah seakan tampil sebagai fenomena yang dipandang negatif karena beberapa faktor. Mungkin bukan karena faktor yang menakutkan, namun lebih kepada perasaan tidak nyaman dicap sebagai manusia gagal di kehidupan ini dan akan masuk neraka laknatullah . Merasa gerah juga dengan preachy2 menyudutkan yang seakan menganggap mereka (orang yang sedang hijrah) sudah pasti masuk surga. Teman-teman, ketahuilah, itu "oknum". Tidak semua orang yang memilih hijrah seperti itu. Islam itu mendamaikan. Islam itu jauh dari ungkapan “menakutkan” apalagi sebagai teroris. Tidak. Mudahnya saja, kami pemeluk agama Islam disyariatkan selalu mengucapkan sal...

Meninjau - Coffee Shop : Antara Takdir dan Upaya Pencegahan Depresi

Image
“Udah deh, capek gue diet-dietan, udah takdirnya ini gue gendut..” “enak banget ya mereka jadi orang kaya” “ya  gapapa  deh,  gue  ditakdirin  kurus sama yang di atas! ” “dia enak udah dapet hidayah. Allah mah udah menakdirkan segalanya.” 🙂 Kamu satu dari banyak orang yang pernah dengar ungkapan serupa? Atau kamu salah satu yang sering menganggap keadaan kamu sekarang ini memang sudah sepenuhnya takdir Tuhan? Apa sih hubungannya  ngopi   dengan takdir? Apalagi dengan budaya nongkrong generasi millenials, jaman now, atau generasi micin?   Nah, kita mulai nih pembahasannya. Sebenarnya ada satu hal PENTING yang mau aku rekomendasikan ke kamu semua. Kamu akan RUGI kalau gak aku kasih tahu jika aku memiliki kenalan owner brand coffee shop baru yang kece banget. Mungkin kamu sudah punya daftar  coffee shop langganan kamu, tapi percayalah, pasti ada kekurangan yang kamu temukan di tempat langgananmu itu, bu...