Ada satu hal Yang unik dan terberat Saat hadir, hal itu dirasa kini Bukan nanti, bukan tadi Namun butuh kontinu, agar lestari Saat hadir, Ia terlintas cepat, sekejap Jika hal itu terpatri dalam jiwa, Tak sempat berkeluh kesah, Tak terasa hal itu ternyata ada Hal terberat itu tidak peduli Ada atau tidaknya yang menilai Dekat atau jauhnya yang mengawasi Banyak atau sedikitnya yang beratensi Tak peduli siapapun yang ada di sisi. Kanan atau kiri. calon istri calon suami atau pejabat negeri Tak peduli akan mendapat apa. Kerelaan dalam memberi Tanpa berharap keuntungan Kerelaan tanpa timbal balik Usaha yang terbaik dari yang terbaik. Mau dapat medali atau mati Kita hanya bisa lakukan aksi Belajar peduli untuk tidak peduli Hal itu tidak perlu dicari. Hal itu ada di sini Hal itu tidak memaksa Apalagi merongrong tuhan kabulkan segala asa Oh Tuhan, kenapa ini terjadi padaku? “kenapa tidak? Aku tahu kemampuanmu ”, jawabNya yakin Oh Tuhan, kapan ingink...